NasionalNewsOlahraga

PSSI Berhentikan Indra Sjafri dari Kursi Pelatih Timnas U-20 Usai Gagal di Piala Asia

×

PSSI Berhentikan Indra Sjafri dari Kursi Pelatih Timnas U-20 Usai Gagal di Piala Asia

Sebarkan artikel ini
Indra Sjafri dalam konferensi pers usai membawa Timnas melaju ke Final SEA Games 2023 Kamboja setelah menang 3-2 atas Vietnam, pada Sabtu (13/5/2023). (Foto: kemenpora.go.id/Egan).
Indra Sjafri dalam konferensi pers usai membawa Timnas melaju ke
Final SEA Games 2023 Kamboja setelah menang 3-2 atas Vietnam,
pada Sabtu (13/5/2023). (Foto:
kemenpora.go.id/Egan).


PSSI resmi memberhentikan Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas U-20 usai gagal
memenuhi target di Piala Asia U-20 2025. PSSI segera mencari pelatih baru
untuk melanjutkan program pembinaan Garuda Muda.

Jakarta ‒ Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi
memberhentikan Indra Sjafri dari jabatannya sebagai pelatih kepala Timnas
Indonesia U-20. Keputusan ini diambil setelah Garuda Muda gagal mencapai
target di Piala Asia U-20 2025 yang digelar di China.


Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan keputusan ini merupakan hasil
evaluasi internal yang dilakukan bersama jajaran pengurus federasi.

Baca Juga:
Patrick Kluivert Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia

“Setelah kami di PSSI, baik saya, Wakil Ketua Umum, dan para Exco
mengadakan evaluasi, kami berkeputusan untuk melepas Coach Indra Sjafri
sebagai pelatih kepala Timnas U-20,”

ujar Erick Thohir dalam pernyataan resmi yang dikutip dari laman PSSI, Minggu,
23 Februari 2025.


Meski demikian, Erick menyampaikan apresiasi atas kontribusi Indra dalam
membangun Timnas U-20, termasuk mengantarkan tim menjuarai Piala AFF U-19 2024
dan memastikan tiket ke Piala Asia U-20 2025. Ia juga menegaskan PSSI
akan segera mencari pelatih baru untuk memastikan program pembinaan pemain
muda tetap berjalan dan dapat mencetak generasi pelapis bagi Timnas senior.





PSSI menargetkan Timnas U-20 lolos ke Piala Dunia U-20 2025 dengan syarat
minimal mencapai semifinal Piala Asia U-20. Namun, target ini meleset setelah
Indonesia hanya mampu menempati peringkat ketiga di Grup C, di bawah Iran dan
Uzbekistan yang melaju ke fase gugur. Dari tiga laga yang dimainkan, Indonesia
hanya mengoleksi satu poin, hasil dari sekali imbang dan dua kekalahan.


Garuda Muda kalah 0-3 dari Iran di laga pembuka, kemudian tumbang 1-3 dari
Uzbekistan, sebelum akhirnya hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan
Yaman. Hasil ini sama dengan pencapaian Timnas U-20 pada edisi sebelumnya di
Piala Asia U-20 2023, ketika masih ditangani Shin Tae-yong. Saat itu,
Indonesia juga finis di peringkat ketiga grup dengan empat poin, hasil dari
satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

Baca Juga:
Shin Tae-yong Resmi Dipecat PSSI, Erick Thohir : Pengganti Sudah
Disiapkan


Menanggapi pemberhentiannya, Indra Sjafri menerima keputusan tersebut secara
profesional. Hubungan antara PSSI dan Indra
tetap baik, sambung Erick, serta pelatih asal Sumatera Barat itu akan tetap menjadi bagian
dari sepak bola Indonesia.

“Keputusan untuk melepas Coach Indra diambil secara profesional. Artinya,
Coach Indra juga memahami dan menerima keputusan tersebut. Secara pribadi
dan organisasi, hubungan kami tetap baik. Coach Indra masih dan akan tetap
menjadi bagian dari sepak bola Indonesia,”

ujar Erick.


Indra Sjafri merupakan sosok yang cukup berjasa dalam pembinaan sepak bola
muda di Indonesia. Ia pernah membawa Timnas meraih sejumlah prestasi, termasuk
juara Piala AFF U-19 2013 dan 2024, Piala AFF U-22 2019, serta meraih medali
emas SEA Games 2023.[]