Aceh

Santri Dayah Mudi Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Pidie Jaya

×

Santri Dayah Mudi Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Pidie Jaya

Sebarkan artikel ini
Tim gabungan mengevakuasi jenazah M. Rais (19) menerobos banjir di kawasan Jangka Buya, Pidie Jaya, Jumat (28/11/2025). Santri Dayah Mudi Samalanga tersebut ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hanyut terbawa arus. (Foto: Dok. Humas Polres Pidie Jaya).
Tim gabungan mengevakuasi jenazah M. Rais (19) menerobos banjir di kawasan Jangka Buya, Pidie Jaya, Jumat (28/11/2025). Santri Dayah Mudi Samalanga tersebut ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hanyut terbawa arus. (Foto: Dok. Humas Polres Pidie Jaya).

M. Rais (19), santri Dayah Mudi Samalanga asal Langsa, ditemukan meninggal dunia usai terseret banjir di Jangka Buya, Pidie Jaya.

koranaceh.net | Pidie Jaya – Operasi pencarian korban banjir di Kabupaten Pidie Jaya berakhir duka. Tim gabungan menemukan M. Rais (19), santri Dayah Mudi Samalanga, dalam kondisi meninggal dunia di Kecamatan Jangka Buya, Kabupaten Pidie Jaya, pada Jumat (28/11/2025).

Korban yang tercatat sebagai warga Gampong Tengoh, Kota Langsa, sebelumnya dilaporkan hilang setelah terbawa arus deras saat banjir melanda kawasan tersebut. Penemuan jasad korban mengakhiri ketidakpastian setelah upaya pencarian intensif dilakukan.

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, menjelaskan bahwa proses pencarian lanjutan dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Fokus penyisiran dilakukan di titik awal korban dilaporkan hanyut, yakni di Gampong Keude Jangka Buya. Operasi ini melibatkan personel Polsek Jangka Buya, Koramil 27, masyarakat setempat, serta ustaz dan rekan santri korban.

Sekitar tiga jam penyisiran, tepatnya pukul 10.00 WIB, tim gabungan berhasil menemukan tubuh korban. Jenazah langsung dievakuasi dari lokasi penemuan. Pihak kepolisian kemudian menyerahkan jenazah kepada pengurus Dayah Mudi Samalanga, Kabupaten Bireuen, untuk penanganan lebih lanjut sebelum dipulangkan ke rumah duka.

Terkait musibah ini, Ahmad Faisal menyampaikan rasa duka mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. “Semoga keluarga diberi ketabahan dan korban mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” ujarnya. []