News

DPRK Banda Aceh Apresiasi Polisi Tindak Balap Liar Selama Ramadhan

×

DPRK Banda Aceh Apresiasi Polisi Tindak Balap Liar Selama Ramadhan

Sebarkan artikel ini

BANDA ACEH – Wakil Ketua I DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, memberikan apresiasi atas tindakan tegas kepolisian dalam menindak aksi balap liar yang meresahkan masyarakat di Banda Aceh.

Menurut Daniel, kegiatan balap liar tidak hanya membahayakan pengendara, tetapi juga mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan warga, sehingga penertiban yang cepat sangat diperlukan, terutama selama bulan Ramadan.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul operasi yang digelar Satuan Lalu Lintas Polresta Banda Aceh terhadap puluhan remaja yang melakukan balap liar di kawasan Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, pada Jumat (20/2/2026). Dalam operasi itu, petugas mengamankan sejumlah kendaraan yang menggunakan knalpot tidak standar serta menahan beberapa sepeda motor milik penonton.

“Respons cepat kepolisian ini penting untuk menjaga keamanan warga, terutama saat aktivitas ibadah malam Ramadan,” ujar Daniel, Jumat malam.

Ia menilai pengawasan selama Ramadan perlu semakin diperketat karena meningkatnya aktivitas masyarakat pada malam hingga dini hari. Selain untuk menjaga ketertiban lalu lintas, langkah tersebut juga dinilai penting dalam menciptakan rasa aman bagi warga yang menjalankan ibadah.

Daniel juga menekankan perlunya peningkatan patroli rutin menjelang Idulfitri guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Keterlibatan warga sangat penting karena personel aparat tentu terbatas. Segera laporkan hal mencurigakan agar bisa dicegah lebih awal,” katanya.

Sementara itu, Kasat Lantas Kompol Mawardi menjelaskan bahwa aksi balap liar memang meningkat selama Ramadan, khususnya pada dini hari hingga menjelang subuh. Aktivitas tersebut dinilai sangat berisiko, baik bagi pelaku maupun masyarakat sekitar.

“Balap liar kami bubarkan, kendaraan yang tidak sesuai standar disita, dan kendaraan penonton ditahan agar keluarga dapat membina mereka sehingga tidak kembali terlibat dalam aktivitas berbahaya,” ujarnya.

Selama Ramadan, pengawasan lalu lintas akan terus diperketat mengingat meningkatnya aktivitas balap liar dibanding hari biasa. Kepolisian juga mengimbau generasi muda agar mengisi bulan suci dengan kegiatan positif serta menjaga disiplin berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Daniel berharap langkah tegas aparat kepolisian dapat memberikan efek jera sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan remaja, untuk tidak terlibat dalam aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.