News

DPRK Banda Aceh Nilai Koperasi Desa Merah Putih Berpotensi Perkuat Ekonomi Gampong

×

DPRK Banda Aceh Nilai Koperasi Desa Merah Putih Berpotensi Perkuat Ekonomi Gampong

Sebarkan artikel ini

BANDA ACEH – Anggota DPRK Banda Aceh, Zulkasmi, menilai keberadaan Koperasi Desa Merah Putih memiliki potensi besar dalam memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat gampong.

Politisi Partai Demokrat itu mengatakan, jika dikelola secara profesional dan didukung dengan manajemen yang baik, koperasi desa dapat berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi lokal.

Menurutnya, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemenuhan kebutuhan pokok warga, tetapi juga dapat membuka peluang usaha serta memperkuat perputaran ekonomi di lingkungan masyarakat.

“Jika dikelola dengan baik, koperasi desa bisa menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Bahkan, bukan tidak mungkin berkembang seperti jaringan ritel modern,” kata Zulkasmi di Banda Aceh, Sabtu (21/2).

Ia menilai, keberhasilan koperasi desa sangat bergantung pada kualitas tata kelola dan dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat sebagai anggota koperasi itu sendiri. Dengan pengelolaan yang transparan dan profesional, koperasi diyakini mampu menjadi kekuatan ekonomi alternatif yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Meski demikian, Zulkasmi mengingatkan bahwa keberadaan jaringan ritel nasional seperti Indomaret dan Alfamart berpotensi menjadi tantangan bagi perkembangan koperasi desa.

Menurutnya, pertumbuhan minimarket yang semakin masif di berbagai wilayah dapat memengaruhi daya saing usaha ekonomi masyarakat jika tidak diimbangi dengan kebijakan yang berpihak pada koperasi dan pelaku usaha kecil.

Ia menilai pemerintah daerah perlu menghadirkan regulasi yang mampu menjaga keseimbangan antara perkembangan ritel modern dan keberlangsungan usaha ekonomi rakyat.

“Pemerintah daerah perlu memastikan adanya ruang bagi koperasi desa untuk tumbuh dan berkembang agar ekonomi masyarakat tetap kuat,” ujarnya.

Selain itu, Zulkasmi juga mendorong agar pemerintah memberikan dukungan nyata terhadap pengembangan koperasi desa, mulai dari akses permodalan, peningkatan kapasitas pengelola, hingga pendampingan usaha secara berkelanjutan.

Menurutnya, koperasi desa memiliki peluang besar untuk berkembang apabila mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan usaha dan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan dukungan tersebut, koperasi desa diharapkan mampu berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang kuat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di tingkat gampong.(adv)