AcehNewsSosial

Viral di Media Sosial, Pelajar di Aceh Utara Dapat Bantuan Rumah dari Kodim dan Santunan Istri Gubernur

×

Viral di Media Sosial, Pelajar di Aceh Utara Dapat Bantuan Rumah dari Kodim dan Santunan Istri Gubernur

Sebarkan artikel ini

Istri Gubernur Aceh, Marlina Muzakir atau akrab disapa Kak Na Mualem, berkunjung ke rumah Muhammad Faisal, pelajar SMP Negeri 2 Syamtalira Bayu yang viral tinggal di rumah reyot yang jauh dari kata layak huni, di Dusun Cot Hagu, Gampong Blang Majron, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, pada Minggu, (14/9/2025). (Foto: HO-Pemerintah Aceh).
Istri Gubernur Aceh, Marlina Muzakir atau akrab disapa Kak Na Mualem, berkunjung ke rumah Muhammad Faisal, pelajar SMP Negeri 2 Syamtalira Bayu yang viral tinggal di rumah reyot yang jauh dari kata layak huni, di Dusun Cot Hagu, Gampong Blang Majron, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, pada Minggu, (14/9/2025). (Foto: HO-Pemerintah Aceh).

Kisah viral pelajar di Aceh Utara picu respons. Kodim bangun rumah, istri Gubernur beri santunan tunai setelah kondisi reyot terungkap oleh guru.

koranaceh.net Keluarga Muhammad Faisal, seorang pelajar SMP di Aceh Utara yang kondisi rumahnya viral di media sosial, kini mendapat bantuan dari berbagai pihak.

Kodim Aceh Utara telah memulai pembangunan rumah baru untuk keluarga tersebut, disusul pemberian santunan tunai oleh Istri Gubernur Aceh, Marlina Muzakir, pada Minggu, 14 September 2025.

Kondisi keluarga Faisal terungkap setelah para guru dari SMP Negeri 2 Syamtalira Bayu mengunjungi rumahnya di Gampong Blang Majron. Mereka menemukan Faisal tinggal di sebuah gubuk reyot beratap rumbia dan berlantai tanah. Kisah ini kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu respons publik.

Tindakan pertama datang dari pihak Kodim Aceh Utara yang membongkar gubuk tersebut dan memulai pembangunan rumah semi permanen. Saat Marlina Muzakir tiba di lokasi, proses pembangunan sudah berjalan.

“Alhamdulillah kami bersyukur sudah ada yang membantu rumah layak huni, dengan begitu kami bisa memberikan bantuan lain,” ujar Marlina saat menyerahkan santunan tunai kepada keluarga Faisal.

Ayah Faisal, Ilyas, yang bekerja sebagai buruh harian lepas, mengonfirmasi kesulitan ekonomi yang dihadapi keluarganya. Ia menyatakan rasa terima kasih atas bantuan yang datang setelah kondisi mereka diketahui publik.

“Kehidupan ekonomi kami sangat sulit. Kami sangat bersyukur atas kepedulian yang datang,” kata Ilyas.