NasionalNewsPendidikan

Pemerintah Tinjau Lahan Sekolah Garuda di Aceh Utara, Wamendiktisaintek Pemerintah Tengah Menyusun

×

Pemerintah Tinjau Lahan Sekolah Garuda di Aceh Utara, Wamendiktisaintek Pemerintah Tengah Menyusun

Sebarkan artikel ini
Wamendiktisaintek, Stella Christie, beserta jajarannya tengah meninjau langsung calon lokasi pembangunan Sekolah Garuda di Buket Seuntang, Kamis (18/9/2025). (Foto: HO-Kemendiktisaintek).
Wamendiktisaintek, Stella Christie, beserta jajarannya tengah meninjau langsung calon lokasi pembangunan Sekolah Garuda di Buket Seuntang, Kamis (18/9/2025). (Foto: HO-Kemendiktisaintek).

Wamendiktisaintek tinjau lokasi Sekolah Garuda di Aceh Utara. Sorot peran sentral serta jaminan kesejahteraan guru.

koranaceh.net | Aceh Utara – Pemerintah pusat memastikan kelanjutan rencana pembangunan Sekolah Garuda di Aceh Utara dengan meninjau langsung calon lokasi di Buket Seuntang, Kamis, 18 September 2025.

Kunjungan yang dipimpin oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, ini merupakan bagian dari realisasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang menjadi prioritas Presiden untuk menciptakan pusat pendidikan unggulan di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan manufaktur (STEM).

“Sekolah Garuda adalah visi langsung dari Bapak Presiden. Beliau ingin agar anak-anak berprestasi dari seluruh penjuru Indonesia memiliki akses terhadap pendidikan terbaik, dengan fasilitas yang memungkinkan mereka bersaing secara global,” ujar Wamendiktisaintek, Stella Christie di lokasi peninjauan.

Pemerintah menargetkan pembangunan 20 Sekolah Garuda baru di seluruh Indonesia hingga tahun 2029, dengan lokasi diprioritaskan di luar Pulau Jawa untuk mendorong pemerataan akses pendidikan unggulan. Salah satu kebijakan utamanya adalah penyediaan beasiswa penuh bagi 80 persen siswa yang diterima, termasuk dukungan finansial lanjutan jika mereka berhasil diterima di perguruan tinggi terkemuka dunia.

Adapun di Aceh Utara, Sekolah Garuda yang bakal di bangun berada di tiga titik lokasi, yakni Bukit Seuntang, Trieng Matang Ubi, dan Gampong Beuringen.

Dalam kunjungannya, Wamen Stella secara khusus menyoroti peran sentral guru sebagai penentu keberhasilan program ini. Menurutnya, kualitas sebuah sekolah tidak diukur dari kemegahan fisik bangunan, melainkan dari kompetensi, integritas, dan terutama kesejahteraan tenaga pendidiknya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tengah merancang instrumen hukum dan kebijakan khusus untuk memastikan para guru yang mengajar di Sekolah Garuda menerima penghargaan terbaik, seperti gaji yang layak, fasilitas perumahan, serta sarana pendukung lainnya.

“Mau dibangun gedung semewah apapun, tanpa guru yang mumpuni, sekolah tidak akan berjalan baik. Karena itu kami berjuang agar guru mendapatkan yang terbaik, bukan hanya secara simbolis, tapi juga lewat bukti nyata,” tegasnya.

Lebih lanjut, Stella mengingatkan pemerintah daerah dan para pendidik di Aceh Utara untuk segera mempersiapkan calon siswa sejak dini. Proses seleksi masuk Sekolah Garuda akan bersifat nasional, kompetitif, dan transparan. Oleh karena itu, pembinaan intensif sejak jenjang SMP dinilai sangat penting agar talenta-talenta lokal mampu bersaing dan mendapatkan kursi di sekolah tersebut.

Selain dampak pendidikan, proyek ini juga diproyeksikan memberikan efek ganda (multiplier effect) bagi perekonomian lokal. Peningkatan kesejahteraan guru, tumbuhnya sektor jasa dan pendukung di sekitar sekolah, serta munculnya pusat aktivitas ekonomi baru diharapkan dapat mengangkat taraf hidup masyarakat sekitar.

“Jika kita melihat dari aspek return of investment (ROI), manfaatnya sangat besar. Ini bukan hanya membangun sekolah, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi baru di sekitarnya,” jelas Stella.

Pemilihan Aceh Utara sebagai salah satu lokasi, Stella memaparkan, telah melalui proses seleksi nasional yang ketat berbasis data dan rubrik penilaian transparan. Tahap selanjutnya setelah peninjauan ini adalah laporan evaluasi yang akan diserahkan kepada Presiden dan Menteri untuk pengambilan keputusan akhir. [*]