AcehNewsSosial

Ketua DPRK Banda Aceh Janji Perjuangkan Rumah Layak Huni untuk Keluarga Julia

×

Ketua DPRK Banda Aceh Janji Perjuangkan Rumah Layak Huni untuk Keluarga Julia

Sebarkan artikel ini

Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, tengah berbincang-bincang dengan Julia Bintang, warga Gampong Lamlagang, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, pada Selasa (9/9/2025). (Foto: HO-Ist).
Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, tengah berbincang-bincang dengan Julia Bintang, warga Gampong Lamlagang, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, pada Selasa (9/9/2025). (Foto: HO-Ist). 

Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, berjanji perjuangkan rumah layak huni bagi Julia, warga Lamlagang yang tinggal di rumah panggung kumuh.

koranaceh.net Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, menyambangi rumah Julia Bintang, warga Gampong Lamlagang, Kecamatan Banda Raya, yang tinggal di rumah panggung kumuh dan tidak layak huni. Kunjungan itu dilakukan pada Selasa, 9 September 2025, untuk melihat langsung kondisi tempat tinggal Julia bersama kakak beradik dan keponakannya.

Rumah yang ditempati keluarga Julia berdiri di tengah padatnya permukiman penduduk. Dari depan, kondisi bangunan tampak memprihatinkan. Papan-papan dinding rapuh, beberapa sudah berlubang, bahkan harus ditempel seadanya akibat dimakan usia. Atap seng yang berkarat menambah kesan usang. Di ruang tamu hanya ada karpet terpal, sementara bagian dalam rumah hanya terdiri dari satu kamar dan dapur kecil.

Julia sehari-hari bekerja sebagai penjahit untuk menghidupi keluarganya. Namun, keterbatasan ekonomi membuat mereka tak mampu memperbaiki rumah. “Kalau hujan saya tampung air dengan ember,” ujar Julia sambil menunjukkan titik-titik atap yang bocor. Kondisi ini membuat ia khawatir anak-anak dalam keluarga tidak bisa tumbuh di lingkungan yang sehat dan nyaman.

Melihat kondisi tersebut, Irwansyah menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan rumah layak huni bagi Julia. Ia berjanji akan mengupayakan bantuan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) maupun dana Baitul Mal. “Secara kasat mata, keluarga ini memang sudah sangat layak dibantu. Mereka sudah punya tanah sendiri, jadi proses administrasinya akan lebih mudah,” kata Irwansyah.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menekankan, pihaknya terus berusaha agar tidak ada lagi keluarga di Banda Aceh yang tinggal di rumah tidak layak huni. Ia menargetkan, paling cepat pada 2026, Julia dapat menempati rumah baru yang lebih layak. “Semua warga harus mendapatkan tempat tinggal yang layak,” ujarnya.

Dalam kunjungannya, Irwansyah turut didampingi keuchik dan perangkat gampong setempat. Ia meminta Julia segera menyiapkan dokumen persyaratan agar pengajuan rumah bantuan bisa segera diproses. Menurutnya, langkah administrasi menjadi kunci penting agar program bantuan bisa terealisasi dengan cepat dan tepat sasaran.

Kedatangan Irwansyah disambut penuh harap oleh Julia dan keluarganya. Mereka merasa lega setelah kondisi rumah mereka dilihat langsung oleh wakil rakyat. Julia mengungkapkan keinginannya agar anak-anak dalam keluarga bisa tumbuh besar di rumah yang lebih aman dan nyaman, tanpa harus khawatir dengan atap bocor atau papan lapuk.

“Harapan saya sederhana saja, anak-anak bisa tinggal di rumah yang tidak bocor, lebih sehat, dan lebih baik. Semoga usaha Pak Irwansyah benar-benar bisa terwujud untuk kami,” kata Julia dengan nada penuh harap.

Kondisi rumah tidak layak huni seperti yang dialami keluarga Julia masih menjadi persoalan di beberapa titik di Banda Aceh. Pemerintah kota bersama DPRK terus mendorong berbagai program perumahan agar masalah ini dapat diminimalisir. Program bantuan rumah layak huni biasanya menyasar keluarga kurang mampu yang sudah memiliki tanah sendiri, sehingga bantuan lebih mudah direalisasikan.

Kasus Julia menjadi salah satu potret nyata bagaimana masih ada warga kota yang hidup dalam keterbatasan di tengah pembangunan perkotaan. Komitmen pemerintah daerah dan legislatif dalam menangani hal ini dinilai penting, tidak hanya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga menjaga martabat mereka sebagai warga kota.

Dengan advokasi dari DPRK Banda Aceh, Julia berharap rumah impiannya dapat segera terwujud. Keluarganya kini menaruh harapan besar agar janji tersebut benar-benar diwujudkan, sehingga mereka dapat hidup lebih layak, sehat, dan bermartabat. [*]