Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengajak investor Tiongkok untuk menanamkan
modal di Aceh, menekankan potensi besar daerah dan jaminan kemudahan investasi
dalam Forum Komunikasi Investasi di Jakarta.
Jakarta ‒ Dalam upaya menarik lebih banyak investasi ke Aceh, Wakil
Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, mengajak para investor untuk tidak ragu
menanamkan modalnya di provinsi berjuluk Serambi Mekkah ini.
Hal ini ia sampaikan dalam Forum Komunikasi Investasi dan Pembangunan
Infrastruktur antara Pemerintah Aceh dan Investor Tiongkok yang digelar di
Gedung World Capital Tower, Jakarta Selatan, Senin, 3 Maret 2025.
Baca Juga:
Gubernur Aceh Ajak Pegawai Jaga Kekompakan dan Disiplin di Bulan
Ramadhan
Fadhlullah menegaskan bahwa Pemerintah Aceh berkomitmen menciptakan iklim
investasi yang kondusif dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan
berbasis pada potensi unggulan.
“Visi kami adalah meningkatkan kemandirian ekonomi dengan berbasis pada
potensi unggulan daerah, dan salah satu strategi utama adalah membangun iklim
usaha dan investasi yang dapat menarik para investor untuk mengembangkan usaha
mereka di Aceh,” ujarnya di hadapan forum.
Forum ini mempertemukan pemerintah, investor, dan pemangku kepentingan dalam
diskusi strategis mengenai peluang investasi di Aceh.
Dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan letak geografis yang
strategis, Aceh dinilai memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari
energi, minyak dan gas, pertanian, perikanan, pariwisata, hingga industri
manufaktur dan infrastruktur.
Baca Juga:
Wagub Aceh Tegaskan Pentingnya Validasi Data dalam Implementasi Satu Data
Aceh
Pemerintah Aceh, kata Fadhlullah, terus berupaya memberikan kemudahan dalam
perizinan, menawarkan berbagai insentif bagi investor, serta meningkatkan
kualitas infrastruktur guna mendukung kelancaran investasi dan bisnis di Aceh.
Selain itu, stabilitas keamanan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia
juga menjadi perhatian utama agar Aceh semakin kompetitif di tingkat nasional
dan global.
“Pemerintah Aceh terus berkomitmen untuk memberikan kemudahan perizinan,
insentif bagi investor, serta meningkatkan kualitas infrastruktur yang
mendukung kelancaran bisnis dan investasi,” tambahnya.
Forum ini diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara
pemerintah, investor, dan seluruh pihak terkait untuk membangun sinergi dalam
pembangunan Aceh yang berkelanjutan.
Di akhir acara, Fadhlullah menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta forum
dan berharap pertemuan ini dapat menghasilkan kerja sama konkret yang
berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Aceh.[]







