Jalan tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji – Seulimuem) akan
difungsikan mulai 20 Maret hingga 10 April 2025 untuk mendukung kelancaran
arus mudik.
koranaceh.net ‒ Menjelang
arus mudik Lebaran 1446 H, Pemerintah Aceh bersama instansi terkait
melakukan peninjauan kesiapan pengaktifan jalan tol Sigli – Banda Aceh Seksi
1 (Padang Tiji – Seulimuem).
Jalan tol tersebut rencananya bakal mulai difungsikan secara terbatas pada
20 Maret hingga 10 April 2025 guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan
pemudik.
Baca Juga :
Pelabuhan Calang Diproyeksikan Jadi Gerbang Ekspor-Impor Barsela
Peninjauan lapangan dilakukan pada Jumat, 14 Maret 2025, oleh Kepala Dinas
Perhubungan Aceh Teuku Faisal, Direktur Lalu Lintas Polda Aceh Iqbal
Alqudusy, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh,
serta Branch Manager Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Ruas Sigli –
Banda Aceh Totok Masyadi.
Dalam kesempatan itu, Teuku Faisal menegaskan bahwa pengaktifan jalan tol
ini harus tetap memperhatikan faktor keselamatan pengguna jalan.
“Misalnya pada titik-titik rawan, diusulkan supaya rambu keselamatannya
ditambah agar pengendara dapat berkendara dengan aman dan selamat,” ujar
Teuku Faisal, dikutip dari keterangan resminya.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Lalu Lintas Polda Aceh Iqbal Alqudusy
menyatakan pihak kepolisian akan menyiagakan petugas di sepanjang jalur tol
fungsional ini untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta memberikan
pengawasan ekstra terhadap keselamatan pengguna jalan.
Baca Juga :
Bus Trans Koetaradja Kembali Beroperasi, 14 Rute Layani Banda Aceh dan
Aceh Besar
Sementara itu, Branch Manager Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol
Ruas Sigli – Banda Aceh, Totok Masyadi, menjelaskan bahwa selama masa
fungsional, jalan tol ini akan beroperasi mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00
WIB setiap harinya.
“Nantinya seksi (Padang Tiji – Seulimuem) ini akan berfungsi dua arah dan
hanya kendaraan golongan 1 yang diperbolehkan masuk,” kata Totok.
Ia juga menambahkan bahwa selama periode tersebut, seluruh kegiatan proyek
di jalan tol akan dihentikan sementara untuk menghindari potensi
kecelakaan.
Langkah ini, sambungnya, dilakukan agar pemudik dapat berkendara
dengan lebih aman dan nyaman selama melintasi ruas tol ini.
Pengaktifan ruas tol Padang Tiji – Seulimuem diharapkan dapat mengurangi
kepadatan lalu lintas di jalur arteri yang biasa digunakan pemudik. []







