AcehEkbisNews

Harga Konsumen Naik, Aceh Alami Inflasi 0,41 Persen pada Februari 2025

×

Harga Konsumen Naik, Aceh Alami Inflasi 0,41 Persen pada Februari 2025

Sebarkan artikel ini

Ilustrasi inflasi dan deflasi. (Foto: Ist).
Ilustrasi inflasi dan deflasi. (Foto: Ist).

Inflasi di Aceh Februari 2025 tercatat sebesar 0,41% (y-on-y), dengan
kenaikan harga pada sektor makanan, transportasi, dan perawatan pribadi.
Sementara itu, tarif listrik dan harga pakaian justru mengalami
penurunan.

koranaceh.net – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh melaporkan
bahwa pada Februari 2025, Provinsi Aceh mengalami inflasi
year-on-year (y-on-y) sebesar 0,41 persen. 
Kenaikan ini ditunjukkan dengan naiknya Indeks Harga Konsumen (IHK) dari
106,12 pada Februari 2024 menjadi 106,56 pada Februari 2025.

Berdasarkan hasil pemantauan BPS Provinsi Aceh di 5
kabupaten/kota, 
pada Februari 2025 terjadi inflasi y-on-y sebesar 0,41 persen, atau terjadi
kenaikan Indeks 
Harga Konsumen (IHK) dari 106,12 pada Februari 2024 menjadi 106,56 pada
Februari 2025,” tulis laporan
BPS Aceh
yang dirilis pada Selasa, 3 Maret 2025.

Baca Juga:
Neraca Dagang Aceh Januari 2025 Defisit 24,97 Juta USD, Impor Melonjak
Hingga 754,49 persen

Meskipun terjadi inflasi tahunan, Aceh justru mengalami deflasi
month-to-month (m-to-m) sebesar 0,48 persen serta deflasi
year-to-date (y-to-d) sebesar 0,61 persen. Artinya, dibandingkan Januari
2025, harga-harga justru mengalami penurunan secara bulanan.

Inflasi tahunan di Aceh, melansir berita resmi statistik BPS Aceh tersebut,
terutama didorong oleh kenaikan harga di beberapa kelompok pengeluaran.
Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi tertinggi sebesar
3,39 persen.



Lalu, diikuti kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 8,29
persen. Selain itu, kelompok transportasi naik 1,06 persen, serta kelompok
kesehatan naik 1,51 persen.

Sementara itu, beberapa kelompok pengeluaran mengalami penurunan harga,
seperti kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yang
turun 10,99 persen, kelompok pakaian dan alas kaki turun 0,26 persen, serta
kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan turun 0,74 persen.

Baca Juga:
Nilai Tukar Petani Aceh Februari 2025 Naik 0,03 Persen, Perkebunan dan
Hortikultura Menguat

Berdasarkan laporan BPS Aceh, beberapa komoditas yang dominan memberikan
andil terhadap inflasi tahunan antara lain:

  1. Emas perhiasan
  2. Tarif air minum PAM
  3. Sigaret Kretek Mesin (SKM)
  4. Minyak goreng
  5. Ikan dencis
  6. Kelapa
  7. Ikan tongkol/ambu-ambu
  8. Kontrak rumah
  9. Cabai rawit
  10. Mobil



Di sisi lain, beberapa komoditas yang memberikan sumbangan terhadap deflasi
tahunan di Aceh antara lain:

  1. Tarif listrik
  2. Tomat
  3. Kangkung
  4. Daun singkong
  5. Bensin
  6. Jeruk nipis/limau
  7. Telepon seluler
  8. Ikan cakalang/ikan sisik
  9. Baju anak
  10. Beras

Adapun secara bulanan (m-to-m), deflasi Aceh pada Februari 2025 dipicu oleh
penurunan harga tarif listrik, bawang merah, telur ayam ras, cabai merah,
dan daging ayam ras.

Baca Juga:
Pemerintah Aceh Fokus Dongkrak Ekonomi dengan Kebijakan Strategis

Berdasarkan data BPS, inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kota Lhokseumawe
sebesar 1,32 persen dengan IHK sebesar 106,14. Kota Banda Aceh mencatat
inflasi terendah sebesar 0,07 persen dengan IHK 105,39. Sementara itu,
Kabupaten Aceh Tengah justru mengalami deflasi sebesar 0,12 persen dengan
IHK 108,12.[]