AcehNewsSosial

Peringati World Cleanup Day, Pemkab Abdya dan 500 Relawan Kumpulkan 705 Kg Sampah di Pantai Ujung Tui

×

Peringati World Cleanup Day, Pemkab Abdya dan 500 Relawan Kumpulkan 705 Kg Sampah di Pantai Ujung Tui

Sebarkan artikel ini

Jajaran Pemkab Abdya beserta elemen dari berbagai masyarakat foto bersama usai kegiatan aksi gotong royong massal di Pantai Ujung Tui, pada Sabtu (20/9/2025). (Foto: HO-Pemkab Abdya).
Jajaran Pemkab Abdya beserta elemen dari berbagai masyarakat foto bersama usai kegiatan aksi gotong royong massal di Pantai Ujung Tui, pada Sabtu (20/9/2025). (Foto: HO-Pemkab Abdya).

Peringati World Cleanup Day, Pemkab Abdya dan 500 relawan kumpulkan 705 kg sampah di Pantai Ujung Tui. Aksi juga diisi dengan tanam pohon serta edukasi pilah sampah.

koranaceh.net | Blangpidie – Sebanyak 500 peserta dari berbagai elemen masyarakat bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil mengumpulkan 705 kg sampah dalam aksi gotong royong massal di Pantai Ujung Tui, Kecamatan Susoh, Sabtu, 20 September 2025.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Abdya, Zaman Akli, ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bersih-bersih Sedunia atau World Cleanup Day (WCD) 2025.

Aksi bersih-bersih yang dimulai sejak pagi hari ini melibatkan partisipasi luas, mulai dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimkab), para kepala dinas, relawan WCD Aceh, perwakilan sekolah, Pramuka, hingga mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sedang berkegiatan di Abdya.

Selain memungut sampah, Wakil Bupati Zaman Akli bersama peserta lainnya juga melakukan penanaman pohon di sepanjang bibir pantai sebagai simbol komitmen terhadap kelestarian lingkungan.

Zaman Akli menegaskan kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial tahunan, melainkan sebuah pesan moral dan kewajiban bersama. Menurutnya, gerakan ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menekankan aspek berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

“Hari ini kita tidak hanya membersihkan pantai, tetapi juga sedang mengirimkan pesan moral kepada seluruh masyarakat Abdya, bahwa menjaga lingkungan bukan pilihan, melainkan kewajiban,” ungkap Zaman Akli di sela-sela kegiatan.

Selain aksi fisik membersihkan pantai, acara ini juga memiliki muatan edukasi. Para peserta diberi pemahaman praktis tentang pentingnya memilah sampah, sebuah kebiasaan yang diharapkan dapat dimulai dari lingkungan terkecil seperti rumah tangga, kantor, dan sekolah.

“Kita berharap dengan acara ini akan memotivasi semua pihak untuk lebih berperan aktif dalam memilah sampah,” ujar Zaman Akli.

Partisipasi dalam kegiatan ini juga datang dari instansi vertikal, berbagai komunitas peduli lingkungan, duta wisata, serta perwakilan dari perusahaan swasta yang beroperasi di Abdya. [*]