ACEH TAMIANG — Kaposko Wilayah Satuan Tugas Penanganan Pascabencana dan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Aceh, Safrizal ZA, menyerahkan bantuan sarana pemadam kebakaran kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (8/10/2026).
Bantuan tersebut terdiri atas satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) berkapasitas 2.000 liter dan lima unit pompa portable. Penyerahan berlangsung di kompleks Kantor Bupati Aceh Tamiang dan diterima langsung oleh Bupati Aceh Tamiang.
Safrizal mengatakan, bantuan tersebut merupakan titipan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk memperkuat kembali sarana pemadam kebakaran Aceh Tamiang yang terdampak banjir.
“Kami membawa titipan Mendagri 1 unit mobil damkar untuk menggantikan unit yang rusak karena banjir dan juga 5 unit pompa portable,” ujar Safrizal.

Menurut Safrizal, tambahan sarana tersebut diharapkan tidak hanya menggantikan armada yang rusak, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan Aceh Tamiang dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan. Terlebih, Aceh Tamiang saat ini tengah melakukan pembenahan pascabencana.
“Bantuan ini juga diharapkan mampu menguatkan kesiapsiagaan Aceh Tamiang yang saat ini sudah mulai berbenah dan mampu menjadi kekuatan bagi Kabupaten Aceh Tamiang dalam melayani masyarakat,” kata Safrizal.
Ia menekankan, keberadaan sarana pemadam kebakaran yang memadai sangat penting untuk memastikan pemerintah daerah dapat memberikan respons cepat ketika masyarakat menghadapi kejadian kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.
Bupati Aceh Tamiang menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat yang kembali memberikan bantuan kepada daerah. Ia mengatakan, tambahan armada dan peralatan tersebut sangat dibutuhkan setelah salah satu mobil damkar milik Aceh Tamiang mengalami kerusakan akibat banjir.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, Bapak Mendagri Tito Karnavian dan Bapak Dirjen Safrizal atas bantuan yang diberikan untuk kesekian kalinya. Kemarin saat banjir, mobil damkar kami hancur. Jadi dengan adanya bantuan ini kita akan gunakan sebaik-baiknya untuk melayani masyarakat,” ujar Bupati Aceh Tamiang.
Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari dukungan pemerintah dalam memperkuat kapasitas daerah pascabencana, sekaligus memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat tetap berjalan. Satu unit mobil damkar dan lima pompa portable tersebut diharapkan dapat segera dioptimalkan untuk mendukung kesiapsiagaan serta mempercepat respons petugas di lapangan.
Bagi Aceh Tamiang, tambahan sarana tersebut menjadi modal penting untuk terus berbenah setelah menghadapi dampak banjir sekaligus memperkuat ketangguhan daerah dalam menghadapi potensi bencana dan keadaan darurat di masa mendatang.(*)







