InternasionalUtama

9 WNI Relawan Gaza Dipulangkan, KJRI Istanbul Ungkap Dugaan Kekerasan Saat Ditahan Israel

×

9 WNI Relawan Gaza Dipulangkan, KJRI Istanbul Ungkap Dugaan Kekerasan Saat Ditahan Israel

Sebarkan artikel ini

KoranAceh.net – Linimasa media sosial tengah diselimuti kabar melegakan usai 9 WNI yang sebelumnya ditangkap bersama para relawan Global Sumud Frotilla (GSF) oleh pasukan militer Israel, kini berhasil dipulangkan ke Tanah Air.

Peristiwa penangkapan ‘secara paksa’ ini sebelumnya terjadi pada lebih dari 50 kapal yang tergabung dalam GSF yang berlayar dari Turki menuju Gaza, Palestina, pada Kamis, 14 Mei 2026.

Terkini, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Istanbul, menyebutkan 9 warga negara Indonesia (WNI) dalam kondisi sehat usai 4 hari ditahan otoritas militer Israel.

Hal yang menuai sorotan, saat Kepala Perwakilan KJRI Istanbul, Darianto Harsano mengungkapkan adanya dugaan tindakan kekerasan fisik 9 WNI itu dalam penahanan tentara Israel.

“Mereka selama 3-4 hari mengalami kekerasan fisik,” ungkap Darianto sebagaimana dilansir dari Instagram resmi Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, @menluri, pada Jumat, 22 Mei 2026.

“Ada yang ditendang, dipukul, ataupun disetrum,” tambahnya.

KJRI: Pulang dalam Keadaan Sehat

Dalam video pernyataannya, Darianto menuturkan, 9 WNI yang menjadi relawan GSF itu kini tengah diupayakan agar segera dipulangkan ke Tanah Air.

Telebih, Darianto memastikan kondisi mereka dalam keadaan sehat usai tindak kekerasan yang diduga secara keji dilakukan oleh militer Israel.

“Alhamdulillah hari ini bersama-sama 9 saudara-saudari kita yang bergabung dalam misi GSF (Global Sumud Flotilla),” ucapnya.

“Mereka telah bersama kami dalam kondisi sehat walafiat,” sambung Darianto.

Hal ini menjadi perhatian publik usai sebelumnya sempat viral olokan Menteri Pertahanan (Menhan) Israel, Itaman Ben-Gvir terhadap para relawan yang ditahan di Pelabuhan Ashdod.

Dalam video yang beredar, Menhan Israel itu juga sempat menyemangati petugas keamanan saat mereka menekan seorang aktivis perempuan berteriak “Palestina merdeka!” di tengah kedatangan Itamar.

Itamar juga tampak melambaikan bendera Israel berukuran besar di samping puluhan aktivis yang berlutut dengan tangan terikat di belakang punggung mereka.

Proses Pemulangan Bakal Dikawal

Secara terpisah, Menlu RI Sugiono melaporkan saat ini mereka telah bersama Konsulat Jenderal (Konjen) RI di Istanbul.

“Konjen RI di Istanbul saat ini telah bersama dengan 9 relawan WNI yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0,” beber Sugiono dalam keterangan resminya, pada Kamis, 21 Mei 2026.

“Saya juga senang dapat berkomunikasi langsung dengan teman-teman para relawan melalui video call,” tambahnya.

Terkait proses pemulangan para relawan, Sugiono memastikan pemerintah RI akan mengawal kepulangan 9 WNI ke Tanah Air.

“Pemerintah Indonesia akan terus memastikan proses pemulangan seluruh WNI ke Tanah Air berjalan dengan lancar dan dapat tiba kembali dengan selamat dan sesegera mungkin,” tukasnya.[]