Pemerintahan

DSI Aceh Matangkan Persiapan MTQ 2026–2028, Fokus Menuju Tuan Rumah Nasional

×

DSI Aceh Matangkan Persiapan MTQ 2026–2028, Fokus Menuju Tuan Rumah Nasional

Sebarkan artikel ini

BANDA ACEH | KoranAceh.net – Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) untuk beberapa tahun ke depan. Langkah strategis ini dilakukan guna memastikan kesiapan Aceh dalam menghadapi agenda MTQ, mulai dari tingkat nasional hingga daerah.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat strategis yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DSI Aceh, Marzuki, di ruang rapat dinas setempat, Senin (6/4/2026).

Rapat tersebut membahas roadmap pelaksanaan MTQ Aceh dalam beberapa tahun mendatang. Pada tahun 2026, Aceh dijadwalkan mengikuti MTQ Nasional di Semarang. Setahun berikutnya, Aceh akan menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi yang dipusatkan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Tak hanya fokus pada agenda jangka pendek, DSI Aceh juga mulai menyiapkan langkah awal menuju perhelatan lebih besar, yakni MTQ Nasional tahun 2028 yang direncanakan berlangsung di Aceh.

Berbagai aspek menjadi perhatian dalam rapat tersebut, mulai dari kesiapan teknis pelaksanaan, penguatan koordinasi lintas instansi, hingga kesiapan sumber daya manusia untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ.

Plt Kepala DSI Aceh, Marzuki, menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ tidak semata-mata dipandang sebagai kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana memperkuat syiar Islam dan pembinaan karakter generasi muda Aceh.

“MTQ bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga momentum syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani di Aceh,” ujar Marzuki.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan MTQ membutuhkan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah, lembaga keagamaan, maupun masyarakat, agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan maksimal dan memberikan dampak positif bagi daerah.

Rapat tersebut turut dihadiri jajaran pejabat dan staf terkait di lingkungan DSI Aceh yang membahas langkah konkret serta strategi percepatan persiapan sejak dini.

Dengan persiapan yang matang, Pemerintah Aceh optimistis dapat menyukseskan seluruh agenda MTQ, sekaligus memperkuat citra Aceh sebagai daerah yang konsisten menjaga dan menerapkan nilai-nilai syariat Islam dalam kehidupan masyarakat.[]