AcehNews

Pj Gubernur Aceh Resmikan Jembatan Tutu Panyang di Bireuen, Perkuat Konektivitas Wilayah

×

Pj Gubernur Aceh Resmikan Jembatan Tutu Panyang di Bireuen, Perkuat Konektivitas Wilayah

Sebarkan artikel ini
Pj Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si., bersama Ketua DPR Aceh, Zulfadli, Plt. Sekda Aceh, Muhammad Diwarsyah dan Pj. Bupati Bireuen, Jalaluddin saat menandatangani Prasasti Peresmian Jembatan Tutu Panyang Samalanga, Kabupaten Bireuen, Jum’at, (7/2/2025). (Foto: Humas Pemprov Aceh).
Pj Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si., bersama Ketua DPR Aceh, Zulfadli, Plt. Sekda Aceh, Muhammad Diwarsyah dan Pj. Bupati Bireuen, Jalaluddin saat menandatangani Prasasti Peresmian Jembatan Tutu Panyang Samalanga, Kabupaten Bireuen, Jum’at, (7/2/2025). (Foto: Humas Pemprov Aceh).

Pj Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si., meresmikan Jembatan Tutu Panyang
di Samalanga, Bireuen. Jembatan ini diharapkan memperlancar arus transportasi
dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Bireuen – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si.,
meresmikan Jembatan Tutu Panyang di Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen,
Jumat, 7 Februari 2025. Peresmian ini menandai selesainya proyek infrastruktur
strategis yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah dan
memperlancar arus transportasi, baik bagi masyarakat maupun distribusi barang
di kawasan tersebut.


“Dengan hadirnya jembatan ini, kita harapkan akses transportasi semakin lancar
dan mendukung pertumbuhan ekonomi setempat,” ujar Safrizal dalam sambutannya.
Ia didampingi Ketua DPR Aceh, Zulfadli, Pj Bupati Bireuen, Jalaluddin, serta
Plt Sekda Aceh, Muhammad Diwarsyah.

Baca Juga:
Bersama Pj Ketua TP PKK Aceh, Pj Gubernur Aceh Safrizal Sosialisasikan
Percepatan Penurunan Stunting di Pidie Jaya


Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh, Mawardi,
menjelaskan bahwa proyek pembangunan Jembatan Tutu Panyang didanai melalui
Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) sebesar Rp 23,4 miliar. Pengerjaan
konstruksi dilakukan secara profesional dan berhasil diselesaikan dalam waktu
kurang dari enam bulan.


“Jembatan ini mulai direncanakan pada tahun 2023 dan dikerjakan pada 2024
dengan anggaran yang telah disetujui DPRA. Ini merupakan salah satu upaya
untuk mengatasi kemacetan di jalur tersebut. Alhamdulillah, dengan dana yang
tersedia, pembangunan bisa tuntas tepat waktu,” ujar Mawardi.





Jembatan Tutu Panyang memiliki spesifikasi teknis berupa rangka baja tipe B
dengan bentang sepanjang 60 meter dan lebar 7 meter. Proses pengerjaannya
mencakup pembangunan pondasi bore pile, abutment jembatan, pemasangan rangka
baja, pengaspalan oprit, serta pembangunan fasilitas pendukung lainnya.
Infrastruktur ini menjadi jalur penghubung strategis antara Ruas Jalan
Trienggadeng – Batas Bireuen dan Ruas Jalan Batas Pidie Jaya – Samalanga –
Simpang Samalanga.


Dengan hadirnya jembatan ini, masyarakat sekitar menyambut baik peningkatan
infrastruktur yang dapat mempermudah akses mobilitas mereka. Selain itu,
kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mempercepat arus perdagangan dan
meningkatkan perekonomian lokal.

Baca Juga:
Pj Gubernur Safrizal Luncurkan Program Aceh Eliminasi Pasung untuk ODGJ


Peresmian ini turut dihadiri oleh tim pelaksana proyek, pejabat terkait, serta
warga setempat. Dengan infrastruktur yang semakin baik, diharapkan
kesejahteraan masyarakat di kawasan Samalanga dan sekitarnya ikut meningkat,
seiring dengan kelancaran akses transportasi dan distribusi barang.