Stabilitas dan kedamaian pilkada menjadi kebanggaan Aceh. Pj Gubernur Safrizal
mengungkapkan proses demokrasi yang berjalan lancar kepada Wamen Bima Arya.
Jakarta – Penjabat Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, bersama
Ketua DPR Aceh Zulfadli A.Md dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA),
melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, di
ruang kerjanya, Gedung B Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, pada
Rabu, 15 Januari 2025.
Dalam pertemuan tersebut, Safrizal melaporkan bahwa pelaksanaan pemilihan
kepala daerah (pilkada) di Aceh berlangsung dengan aman, damai, dan tanpa
gugatan hukum.
“Alhamdulillah pilkada di Aceh berjalan lancar dan baik, Pak Wamen,” ujar
Safrizal, yang turut didampingi oleh Ketua DPRA dan rombongan.
Safrizal juga menyinggung rencana pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh
terpilih, yang dijadwalkan akan dilangsungkan di Gedung Paripurna DPRA di
Aceh, seperti yang sudah dilakukan pada pelantikan sebelumnya.
Baca Juga:
Aceh Tak Perlu Tambah Aparat Keamanan
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menyambut baik
kedatangan Safrizal dan rombongan dari Aceh. Ia menyampaikan bahwa hingga saat
ini pemerintah pusat masih membahas jadwal resmi pelantikan gubernur dan wakil
gubernur terpilih.
“Hingga saat ini Mendagri Tito Karnavian bersama Presiden Prabowo masih
mendiskusikan hal tersebut,” kata Bima Arya.
Ia juga menambahkan bahwa penetapan jadwal pelantikan kemungkinan harus
menyesuaikan dengan agenda Mahkamah Konstitusi, apabila ada potensi gugatan
hukum.
“Memang sampai detik ini kita masih mendiskusikan, kita tunggu saja,” ujarnya.
Audiensi tersebut menjadi momentum untuk memastikan kelancaran transisi
kepemimpinan di Aceh, sekaligus menegaskan stabilitas politik dan keamanan
selama pelaksanaan pilkada.[]







