Menjelang mudik Lebaran 2025, pemerintah mempercepat pembangunan jalan serta
memberikan insentif tarif transportasi, termasuk diskon tol 20 persen dan
penurunan harga tiket pesawat hingga 14 persen.
Jakarta – Pemerintah Indonesia tengah mempercepat penyelesaian
pembangunan infrastruktur jalan guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran
Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi. Berbagai proyek perbaikan jalan,
jembatan, serta jalan tol fungsional dikebut agar dapat digunakan oleh
pemudik.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus
Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan pihaknya telah meminta seluruh pemangku
kepentingan terkait untuk segera menyelesaikan infrastruktur jalan dan
fasilitas pendukung mudik.
Baca Juga:
PLN Aceh Pastikan Pasokan Listrik Selama Ramadan dan Idulfitri
“Oleh karena itu beberapa hal yang harus disiapkan pertama terkait dengan
infrastruktur jalan, baik jalan tol, jalan non tol, dan berbagai fasilitas
pendukung transportasi bisa segera diselesaikan agar bisa digunakan oleh
masyarakat,” ujar AHY di Tangerang, pada Sabtu, 1 Maret 2025, yang dilansir
dari Antara.
Selain itu, pemerintah juga memastikan perbaikan dan peningkatan fasilitas
pendukung di berbagai moda transportasi, baik darat, laut, maupun udara.
Menurut AHY, koordinasi terus dilakukan antara Kementerian Perhubungan dan
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menghadirkan
layanan yang lebih baik bagi pemudik.
Guna meningkatkan keamanan selama mudik, pemerintah juga menyiapkan posko
keamanan, keselamatan, dan kesehatan di sejumlah titik rawan kecelakaan.
“Nanti posko ini dihadirkan di sejumlah titik, khususnya di lokasi-lokasi yang
berpotensi terjadi kecelakaan. Karena selama ini secara statistik maupun juga
potensi bencana yang kedua kami juga ingin memastikan adanya optimalisasi
layanan transportasi,” ungkap AHY.
Sebagai bentuk dukungan tambahan bagi pemudik, pemerintah telah mengeluarkan
kebijakan penurunan harga tiket transportasi dalam negeri serta pemberian
diskon tarif tol selama periode mudik Lebaran. Langkah ini merupakan arahan
langsung dari Presiden Prabowo Subianto guna meringankan beban masyarakat
dalam biaya perjalanan.
Baca Juga:
Bus Trans Koetaradja Kembali Beroperasi, 14 Rute Layani Banda Aceh dan Aceh
Besar
Untuk transportasi udara, harga tiket pesawat domestik mendapat insentif
berupa pajak pertambahan nilai (PPN) yang sebagian ditanggung pemerintah,
yaitu sebesar 6 persen. “Agregatnya bisa seperti penurunan harga tiket di masa
Natal tahun lalu, tapi yang lebih membahagiakan ada insentif tambahan berupa
PPN sebagian ditanggung pemerintah sebesar 6 persen. Ini yang akhirnya secara
agregat mudah-mudahan pemerintah bisa menurunkan harga tiket pesawat itu,”
jelas AHY.
Dengan kebijakan tersebut, penurunan harga tiket pesawat domestik diperkirakan
mencapai 13 hingga 14 persen. Menurut AHY, langkah ini merupakan hasil kerja
sama antara berbagai lembaga dan kementerian, termasuk BUMN, Kementerian
Perhubungan, Kementerian PUPR, dan Kementerian Keuangan.
Sementara itu, untuk perjalanan darat, pemerintah memberikan diskon tarif tol
sebesar 20 persen di seluruh ruas jalan tol yang ada di Indonesia. “Jalan
darat ada diskon 20 persen untuk tol di sejumlah atau di berbagai ruas jalan
tol yang ada di Indonesia. Ini juga sebuah upaya untuk bisa mengurangi biaya
perjalanan darat masyarakat kita,” kata AHY.[]







