![]() |
Kepala Dishub Aceh, T. Faisal. (Foto: Ist). |
Dishub Aceh siapkan 11 kapal untuk mudik Lebaran 2025, tambah trip jika
lonjakan tinggi, dan terapkan tiket online untuk kurangi antrean serta cegah
percaloan.
koranaceh.net
–
Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh memastikan kesiapan armada penyeberangan untuk
melayani arus mudik Lebaran 2025. Sebanyak 11 kapal akan dioperasikan guna
mengakomodasi kebutuhan transportasi laut masyarakat yang hendak pulang
kampung selama musim mudik.
Kepala Dishub Aceh, T. Faisal, menyatakan bahwa armada yang disiapkan terdiri
dari empat kapal cepat, enam kapal roll-on/roll-off (Ro-Ro) untuk
angkutan kendaraan, serta satu kapal perintis yang melayani rute di Calang.
Seluruh kapal telah melalui serangkaian pemeriksaan teknis guna memastikan
kelayakan operasionalnya.
Baca Juga :
Gubernur Aceh Lepas Ribuan Pemudik dalam Program Mudik Gratis 2025
“Tidak ada indikasi kendala dalam kesiapan kapal. Seluruhnya sudah ready untuk
melayani masyarakat saat mudik nanti,” ujar Faisal dalam keterangan
tertulisnya, Selasa, 25 Maret 2025.
Dishub Aceh memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 27-28 Maret 2025.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Dishub telah berkoordinasi dengan
operator kapal agar menyiapkan opsi penambahan frekuensi perjalanan jika
diperlukan.
“Kami sudah menyiapkan penambahan trip kapal, terutama untuk jalur Sabang yang
biasanya mengalami lonjakan penumpang setelah Lebaran,” jelas Faisal.
Selain memastikan kesiapan armada, Dishub Aceh juga telah melakukan pengecekan
menyeluruh terhadap fasilitas pelabuhan sejak awal Maret. Hal ini mencakup
kelayakan dermaga, sistem antrean, hingga fasilitas pendukung lainnya agar
perjalanan mudik berjalan lancar dan nyaman.
Baca Juga :
Jelang Mudik Gratis 2025, Dishub Aceh Lakukan Rampcheck Armada dan Tambah
Trip Kapal
Untuk mempermudah masyarakat dalam membeli tiket dan mengurangi antrean di
pelabuhan, Dishub Aceh telah menerapkan sistem pemesanan tiket secara daring.
Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan ini guna menghindari praktik
percaloan dan memastikan ketersediaan tempat.
“Kita mengimbau masyarakat agar memesan tiket secara online agar lebih mudah
mencari jadwal yang padat, lebih aman, serta terhindar dari calo,” ungkap
Faisal.
Bagi calon penumpang yang belum terbiasa dengan sistem tiket online, Dishub
Aceh telah menyiagakan petugas di posko pelabuhan untuk memberikan
pendampingan dan bantuan teknis.
Dengan kesiapan armada, koordinasi antarlembaga, serta penerapan sistem tiket
daring, Dishub Aceh berharap arus mudik tahun ini dapat berjalan lancar dan
memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang hendak merayakan Idul Fitri di
kampung halaman. []




