AcehUtama

Ramadhan, Silaturahmi, dan Upaya Memperkuat Sinergi Pimpinan Daerah di Banda Aceh

×

Ramadhan, Silaturahmi, dan Upaya Memperkuat Sinergi Pimpinan Daerah di Banda Aceh

Sebarkan artikel ini

BANDA ACEH – Bulan suci Ramadhan kembali menjadi momentum penting bagi para pemimpin daerah di Banda Aceh untuk mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang lebih hangat di luar forum-forum resmi pemerintahan.

Melalui kegiatan buka puasa bersama yang digelar Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, unsur Pemerintah Kota Banda Aceh dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berkumpul dalam suasana penuh kekeluargaan.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 3 Maret 2026 itu dihadiri sejumlah pejabat daerah, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, hingga tamu undangan lainnya.

Di tengah dinamika pemerintahan dan berbagai tantangan pembangunan kota, momen kebersamaan seperti ini dinilai penting untuk menjaga hubungan kerja yang harmonis antarunsur pimpinan daerah.

Ramadan Sebagai Ruang Memperkuat Kebersamaan

Bagi masyarakat Aceh, Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga ruang sosial yang mempertemukan banyak elemen masyarakat dalam suasana yang lebih hangat dan terbuka.

Tradisi berbuka puasa bersama menjadi salah satu cara mempererat silaturahmi, termasuk di lingkungan pemerintahan.

Irwansyah menilai kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan tersebut dapat memperkuat koordinasi dan komunikasi antar pimpinan daerah.

“Kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan seperti ini diharapkan dapat mempererat koordinasi dan komunikasi antar pimpinan daerah,” ujarnya di Gedung DPRK Banda Aceh.

Menurutnya, hubungan yang baik antarunsur pemerintahan akan berdampak langsung terhadap efektivitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Sinergi Pemerintah dan Forkopimda

Dalam sistem pemerintahan daerah, hubungan antara eksekutif, legislatif, dan unsur Forkopimda menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas daerah.

Terlebih di kota seperti Banda Aceh yang terus berkembang dan menghadapi berbagai persoalan perkotaan, mulai dari pelayanan publik hingga penataan sosial masyarakat.

Karena itu, forum informal seperti buka puasa bersama dinilai menjadi ruang penting untuk memperkuat komunikasi lintas lembaga.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara itu.

Ia berharap kebersamaan antara pemerintah daerah dan Forkopimda dapat terus terjaga demi mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah dan Sekda Banda Aceh Jalaluddin.

Lebih dari Sekadar Seremonial

Meski berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban, kegiatan buka puasa bersama itu juga diisi tausiah singkat yang mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan meningkatkan kepedulian sosial selama Ramadan.

Pendakwah Umar Ismail menyampaikan pesan tentang pentingnya kebersamaan dan ukhuwah dalam kehidupan bermasyarakat.

Di tengah tantangan sosial dan ekonomi yang terus berkembang, nilai-nilai kebersamaan dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga harmoni masyarakat.

Suasana hangat terlihat saat para tamu berbincang dan menikmati hidangan berbuka puasa bersama.

Momen seperti itu, meski sederhana, sering kali menjadi ruang membangun kedekatan yang sulit tercipta dalam forum formal pemerintahan.

Menjaga Kekompakan untuk Kota

Bagi banyak pihak, kekompakan antar pimpinan daerah memiliki pengaruh besar terhadap jalannya pemerintahan.

Hubungan yang harmonis dapat mempercepat koordinasi, mempermudah penyelesaian persoalan, dan memperkuat stabilitas daerah.

Karena itu, kegiatan seperti buka puasa bersama bukan hanya dipandang sebagai agenda seremonial Ramadan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga soliditas antarunsur pemerintahan di Banda Aceh.

Melalui momentum Ramadhan, DPRK, pemerintah kota, dan Forkopimda diharapkan dapat terus memperkuat sinergi demi mendukung pembangunan kota yang lebih baik dan pelayanan yang semakin optimal bagi masyarakat.[]