LingkunganSorotan Editor

Status Bur Ni Telong Siaga, Pemkab Bener Meriah Siapkan Titik Evakuasi

×

Status Bur Ni Telong Siaga, Pemkab Bener Meriah Siapkan Titik Evakuasi

Sebarkan artikel ini
Gunung Burni Telong di Bener Meriah berstatus Siaga (Level III). Pemkab menetapkan titik evakuasi warga di radius lima kilometer. (Foto: Dok. Ist).
Gunung Burni Telong di Bener Meriah berstatus Siaga (Level III). Pemkab menetapkan titik evakuasi warga di radius lima kilometer. (Foto: Dok. Ist).

Status Gunung Burni Telong naik Siaga. Pemkab Bener Meriah tetapkan titik evakuasi warga dalam radius 5 km.

KoranAceh.Net | Bener Meriah – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menetapkan sejumlah titik kumpul evakuasi bagi warga yang bermukim di sekitar Gunung Burni Telong. Penetapan itu menyasar desa-desa dalam radius lima kilometer dari puncak gunung, seiring peningkatan kewaspadaan di wilayah rawan.

Di lapangan, lokasi evakuasi dipetakan per kecamatan. Di Kecamatan Timang Gajah I, warga Desa Kenine, Fajar Harapan, Damarah Baru, Bandar Lampahan, Karang Jadi, dan Mude Benara diarahkan ke Kampus USK II Lampahan serta SD Negeri Simpang Layang.

Untuk Kecamatan Timang Gajah II—Desa Rembune, Pantan Dedingen, Bukit Mulie, Lampahan, Lampahan Timur, dan Lampahan Barat—titik kumpul berada di SMAN 3 Timang Gajah, MTs Blang Rongka, dan MIN Rongka.

Warga Kecamatan Bukit dari Desa Bale Atu, Hakim Tunggul, Naru, Bale Redelong, Rembele, dan Karang Rejo diarahkan ke GOR Bener Meriah serta Pasar Pekan Simpang Tiga.

Sementara itu, di Kecamatan Wih Pesam I, desa-desa Wonosobo, Burni Telong, Pante Raya, dan Wih Pesam menggunakan fasilitas sekolah—TK hingga SMA—serta Lapangan Bola Blang Panas.

Titik kumpul evakuasi. (Foto: Dok. Diskomfo Bener Meriah).
Titik kumpul evakuasi. (Foto: Dok. Diskomfo Bener Meriah).

Untuk Kecamatan Wih Pesam II, warga Desa Lut Kucak, Simpang Balik, dan Bener Mulie diarahkan ke sekolah dasar dan Lapangan Bola Blang Panas.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bener Meriah Ilham Abdi mengatakan penyiapan titik evakuasi merupakan langkah antisipasi untuk menjamin keselamatan warga. Pemerintah daerah, kata dia, belum memberlakukan evakuasi di luar radius yang ditetapkan.

“Untuk saat ini, yang diimbau mengungsi hanya radius lima kilometer,” ujar Ilham dalam keterangan resmi yang diterima KoranAceh.Net, Rabu (31/12/2025).

Penetapan titik kumpul tersebut berkaitan langsung dengan status Gunung Bur Ni Telong yang kini berada pada Level III atau Siaga. Pemkab Bener Meriah menyatakan terus memantau perkembangan aktivitas gunung dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kesiapan di lapangan.

Ilham juga meminta warga tetap tenang dan tidak berspekulasi. Pemerintah mengimbau masyarakat mengikuti arahan petugas serta hanya mengakses informasi dari sumber resmi.

“Kami meminta masyarakat mengikuti radius aman yang telah ditetapkan dan hanya mengakses informasi dari sumber resmi pemerintah,” ujarnya.

Hingga Rabu siang, belum ada perubahan radius aman maupun kebijakan evakuasi lanjutan. Situasi disebut masih dinamis dan akan diperbarui sesuai hasil pemantauan berikutnya. []