![]() |
|
Teller Bank Aceh saat sedang melayani nasabah. (Foto: Dok. Koran Aceh). |
Bank Aceh sesuaikan operasional saat libur Lebaran 1446 H, layanan digital
tetap tersedia. Nasabah diimbau waspada terhadap modus penipuan
online.
koranaceh.net
–
Bank Aceh menyesuaikan operasional layanan selama periode libur Lebaran
Idulfitri 1446 H dan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah. Selama periode
tersebut, nasabah tetap dapat melakukan transaksi perbankan melalui berbagai
kanal digital yang disediakan.
Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan Bank Aceh, Iskandar, menjelaskan
bahwa operasional perbankan akan mengikuti jadwal cuti bersama yang telah
ditetapkan pemerintah, yakni mulai 28 Maret hingga 7 April 2025.
Baca Juga :
Amal Hasan: Kisruh Bank Aceh Tak Perlu Terjadi Jika Semua Taat Azas
“Pada periode libur lebaran kali ini, operasional bank akan mengikuti
jadwal cuti bersama yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Iskandar, Rabu,
26 Maret 2025.
Namun, Bank Aceh tetap membuka layanan operasional terbatas pada 1 dan 2
April 2025. Layanan ini hanya berlaku di Kantor Cabang dari pukul 09.00 WIB
hingga 12.00 WIB, khusus untuk melayani pembayaran gaji pensiun.
Selain itu, Iskandar mengimbau nasabah untuk memanfaatkan layanan digital
yang tersedia agar transaksi perbankan tetap dapat dilakukan dengan
mudah.
“Nasabah dapat menggunakan berbagai kanal digital dan elektronik yang
tersedia di seluruh wilayah Aceh, Medan, dan Jakarta,” katanya.
Baca Juga :
Penunjukan Plt Direktur Utama Bank Aceh Masih Dikaji, Manajemen
Pastikan Kepatuhan Regulasi
Beberapa layanan yang disediakan Bank Aceh selama libur lebaran meliputi
Action Mobile Banking, EDC, QRIS, Kartu Debit, serta Action Cash yang
memungkinkan tarik dan setor tunai tanpa kartu ATM. Bank Aceh juga
mengoperasikan ATM setor tarik (CRM) yang berfungsi selama 24 jam.
“Layanan Action Mobile Banking saat ini telah memiliki sejumlah fitur yang
dapat memudahkan transaksi sepanjang hari libur dan cuti bersama,”
jelasnya.
Melalui aplikasi Action Mobile Banking, nasabah dapat melakukan berbagai
transaksi, seperti transfer dana, top-up e-wallet (LinkAja, Gopay, OVO),
pembayaran listrik, telepon, TV berlangganan, asuransi, pajak, transportasi,
serta pembayaran zakat dan SPP.
Bank Aceh juga memastikan ketersediaan uang tunai di seluruh jaringan ATM
selama libur Lebaran. Saat ini, terdapat 478 unit layanan ATM dan ATM setor
tarik yang tersebar di Aceh, Medan, dan Jakarta untuk memenuhi kebutuhan
transaksi nasabah.
Baca Juga :
Bank Aceh Salurkan Bantuan Ramadan Lewat Program Cahaya Ramadan 2025
Di sisi lain, Bank Aceh mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap modus
penipuan online yang marak menjelang libur panjang. Beberapa modus yang
kerap terjadi antara lain penipuan tiket mudik murah, undian berhadiah
palsu, dan modus transfer salah kirim.
“Nasabah harus menjaga data-data pribadi, jangan klik link yang tidak
resmi, apalagi sampai mengisi data pribadi. Bank Aceh tidak pernah meminta
data pribadi seperti username, password, PIN, dan OTP,” tegas
Iskandar.
Jika menemukan indikasi penipuan, nasabah dapat melaporkan ke Contact
Center Bank Aceh di 1500845 atau langsung menghubungi Customer Service Bank
Aceh.
“Semoga masyarakat dapat melakukan mudik dengan aman dan nyaman,”
pungkasnya. []







