![]() |
KONI Aceh saat melaksanakan rapat kerja bersama pengurus cabang olahraga provinsi dan KONI kabupaten/kota, di Auditorium Gedung Landmark BSI Aceh, Sabtu malam (21/2/2025). (Foto: Antara). |
KONI Aceh mengingatkan seluruh cabang olahraga (cabor) untuk mulai
mempersiapkan diri menghadapi PON XXI NTT-NTB 2028. Persiapan sejak dini
dinilai krusial untuk meraih prestasi maksimal.
Banda Aceh ‒ Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh
mengingatkan seluruh cabang olahraga (cabor) di provinsi tersebut untuk mulai
mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan
digelar di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tahun
2028.
Ketua Umum KONI Aceh, Kamaruddin Abu Bakar atau yang akrab disapa Abu Razak,
menekankan pentingnya perencanaan dan latihan yang berkesinambungan demi
meningkatkan daya saing atlet.
Baca Juga:
Rakerprov KONI Aceh 2025: Evaluasi PON 2024 dan Persiapan Menuju PORA
2026
“Kami meminta agar persiapan dimatangkan mulai dari sekarang, melalui tahapan
yang berkesinambungan,” kata Abu Razak di sela-sela rapat kerja (Raker) KONI
Aceh 2025 bersama pengurus cabor tingkat provinsi serta KONI kabupaten/kota
se-Aceh, di Banda Aceh, Sabtu, 22 Februari 2025.
Ia menegaskan bahwa persiapan yang matang sangat krusial dalam menghadapi
berbagai agenda olahraga dalam empat tahun ke depan. Tahun ini menjadi
momentum penting bagi para atlet dan pelatih di Aceh, karena mereka akan
menghadapi Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) yang menjadi ajang
seleksi menuju PORA 2026 di Kabupaten Aceh Jaya.
Menurut Abu Razak, kedua ajang ini juga berperan sebagai tahapan krusial untuk
menjaring atlet dan pelatih terbaik yang akan dipersiapkan menghadapi pra
kualifikasi PON dan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera pada tahun 2027.
“Seperti yang telah kita lalui di masa sebelumnya, Pra PON dan Porwil menjadi
penentu tiket kelolosan menuju PON 2028 nanti,” ujarnya.
Baca Juga:
PSSI Berhentikan Indra Sjafri dari Kursi Pelatih Timnas U-20 Usai Gagal di
Piala Asia
Abu Razak juga mengingatkan jumlah cabor yang dipertandingkan pada PON 2028
akan lebih sedikit dibandingkan PON XXI Aceh-Sumut 2024. Beberapa cabor yang
sebelumnya menjadi andalan Aceh bahkan tidak lagi dipertandingkan. Oleh karena
itu, cabor yang masuk dalam daftar pertandingan harus mempersiapkan diri
secara maksimal agar tetap mampu bersaing dan meraih medali.
“Sangat besar harapan kita kepada cabang-cabang olahraga yang nantinya
dipertandingkan di PON 2028 untuk meraih prestasi maksimal. Oleh sebab itu,
persiapannya harus dimulai dari sekarang,” tegasnya.
Sebagai informasi, PON XXI NTT-NTB 2028 hanya akan mempertandingkan 46 cabang
olahraga, dengan 22 cabor di NTT dan 24 cabor di NTB. Jumlah ini mengalami
pengurangan dari PON Aceh-Sumut 2024 yang sebelumnya mempertandingkan 67
cabor, yakni 33 di Aceh dan 34 di Sumatera Utara.[]







