AcehNews

Gubernur Aceh Ingatkan Hakikat Penciptaan Manusia untuk Menghamba kepada Allah SWT

×

Gubernur Aceh Ingatkan Hakikat Penciptaan Manusia untuk Menghamba kepada Allah SWT

Sebarkan artikel ini
Gubernur Aceh Muzakir Manaf, saat memberikan Ceramah Ramadhan pada kegiatan Safari Ramadhan 1446 H/2025 M di Masjid An-Nur, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, pada Sabtu (8/03/2025). (Foto: HO-Pemerintah Aceh).
Gubernur Aceh Muzakir Manaf, saat memberikan Ceramah Ramadhan pada kegiatan Safari Ramadhan 1446
H/2025 M di Masjid An-Nur, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten
Simeulue, pada Sabtu (8/03/2025). (Foto: HO-Pemerintah Aceh).

Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengingatkan hakikat penciptaan manusia untuk
menghamba kepada Allah dalam tausyiah singkat sebelum Shalat Tarawih di
Masjid An-Nur Simeulue Timur.

koranaceh.net Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyampaikan tausyiah
singkat tentang hakikat penciptaan manusia sebelum melaksanakan Shalat
Tarawih berjama’ah di Masjid An-Nur Simeulue Timur.

Dalam tausyiahnya, Gubernur menekankan bahwa manusia diciptakan semata
untuk menghamba kepada Allah, dan surga serta neraka diciptakan sebagai
balasan atas kepatuhan atau ketidakpatuhan manusia.

Baca Juga:
Plt Sekda Aceh Ajak IKAPTK Pererat Ukhuwah dan Peduli Sosial di Bulan
Ramadhan

“Allah menciptakan kita manusia, menciptakan siang dan malam, menciptakan
surga dan neraka semua dengan maksud dan tujuan tertentu. Segalanya bisa
kita lihat dan pelajari dalam Al-Qur’an dan Hadits Rasulullah. Allah
menciptakan kita semata untuk menghamba pada-Nya,” kata Gubernur, yang akrab
disapa Mualem.

Gubernur mengajak jamaah untuk membersihkan hati dan tekad dalam beramal
serta menghamba dengan sebenar-benarnya.



“Karena itu, mari bersihkan hati dan tekad kita untuk beramal dengan
sebaik-baiknya, menghamba dengan sebenar-benarnya menghamba, menjalankan
semua perintah dan meninggalkan larangannya,” ujarnya.

Mualem juga mengingatkan bahwa menuju Allah hanya bisa dicapai dengan
kerendahan hati dan hati yang bersih. Jika hati tidak bersih, Allah akan
membalasnya dengan siksa yang pedih.

Baca Juga:
Gubernur dan Wagub Aceh Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Soliditas
Koalisi

“Untuk itu, mari kita manfaatkan Ramadhan untuk belajar, terus memperdalam
ilmu agama, memperbanyak ibadah tentu saja dengan niat dan hati yang bersih
semata mengharap ridha Illahi,” imbau Gubernur.

Ia berharap Ramadhan dapat menjadi sarana untuk memperbanyak amal dan
menguatkan tekad dalam mempertahankan amalan di 11 bulan mendatang.



“Mari jadikan Ramadhan sebagai sarana belajar, memperbanyak amal, dan
menguatkan tekad untuk mempertahankan amalan kita di 11 bulan mendatang.
Selalu berdo’a agar kita dipertemukan dengan Ramadhan tahun depan,”
pungkasnya.

Usai Shalat Tarawih, Gubernur yang didampingi oleh Kepala Dinas Pemuda dan
Olahraga M Nasir, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat,
Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Aceh Syakir, serta Kepala
Biro Umum Setda Aceh T Adi Darma, menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid
An-Nur. []