Prabowo buka bantuan banjir Sumatera asal prosedur jelas. Donatur wajib lapor ke pemerintah secara resmi sebelum diteruskan ke daerah.
KoranAceh.Net | Aceh Tamiang – Pemerintah menyatakan tidak menutup diri terhadap bantuan pihak luar bagi korban bencana banjir dan longsor di Sumatera. Presiden Prabowo Subianto menegaskan pintu bantuan terbuka lebar asalkan didasari keikhlasan dan melalui mekanisme yang terang benderang.
“Kalau ada pihak yang tulus ikhlas mau membantu, ya kita jelas sebagai manusia kita masa menolak bantuan? Asal bantuannya itu jelas ya,” ujar Prabowo dalam rapat terbatas di Aceh Tamiang yang disiarkan langsung lewat kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (1/1/2025).
Ia mengaku telah menerima laporan dari gubernur terkait tawaran bantuan tersebut dan segera mendiskusikan teknis penyalurannya dengan sejumlah pejabat terkait. Presiden mempersilakan individu maupun kelompok, termasuk diaspora Aceh di luar negeri, untuk berkontribusi dalam pemulihan daerah.
“Saya sudah dilaporkan oleh Pak Gubernur, dan nanti saya akan bicarakan dengan beberapa pejabat lain (terkait) mekanismenya,” ucap Prabowo.
Namun, bantuan tidak boleh masuk secara serampangan. Penyumbang, ia menerangkan, wajib menyertakan surat resmi berisi detail sumbangan yang nantinya dilaporkan ke pemerintah pusat sebelum disalurkan ke lapangan. “Kepada pihak yang memberi sumbangan silakan, monggo. Bikin surat, ‘Saya ingin menyumbang ini’. Nanti dilaporkan ke pemerintah pusat, nanti kita yang akan salurkan,” kata dia.
Sikap hati-hati ini bukan tanpa alasan. Kepala Negara ini mengingatkan pengalaman masa lalu di mana bantuan dari pihak luar sering kali tidak gratis dan berujung pada tuntutan imbalan atau penagihan di kemudian hari.
Pemerintah ingin memastikan setiap bantuan murni untuk urusan kemanusiaan tanpa menyisakan beban bagi negara di masa depan.
“Kita tidak menolak bantuan. Hanya mekanisme dan prosedurnya harus jelas ya. Dan harus ikhlas. Karena kita mengalami, pernah dibantu-bantu akhirnya ujungnya ada juga ya kan yang menagih,” pungkasnya. []






