AcehNews

Pj Gubernur Aceh Lepas Kepulangan Menteri Kebudayaan di Bandara SIM

×

Pj Gubernur Aceh Lepas Kepulangan Menteri Kebudayaan di Bandara SIM

Sebarkan artikel ini
Pj Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, didampingi Pj Bupati Aceh Besar Pj Wali Kota Banda Aceh, Danlanud SIM dan Kapolresta Banda Aceh, mengantar kepulangan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, di Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh Besar, Senin (13/1/2025). (Foto: Dok. Humas Pemprov Aceh).

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menutup kunjungannya ke Aceh dengan berbagai
agenda budaya dan sejarah. Pj Gubernur Aceh Safrizal ZA turut mengantar
kepulangannya di Bandara SIM.

Aceh Besar – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Dr. H.
Safrizal ZA, M.Si, bersama Pj Bupati Aceh Besar dan Pj Wali Kota Banda Aceh,
melepas kepulangan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, di
Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Senin, 13 Januari 2025.





Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan dukungan selama
kunjungan kerjanya di Aceh. “Terima kasih kepada pemerintah daerah dan
masyarakat Aceh atas sambutan yang sangat baik selama kunjungan ini,” ucapnya.


Baca Juga:


Selama di Aceh, Fadli Zon melakukan serangkaian kegiatan penting, dimulai
dengan meresmikan revitalisasi situs Tamansari Gunongan, termasuk area kandang
atau pemakaman keluarga kerajaan Aceh di masa Kesultanan Iskandar Muda.





Selain itu, ia juga mengunjungi sejumlah destinasi sejarah dan budaya di Banda
Aceh dan Aceh Besar, seperti Museum Cut Nyak Dhien di Gampong Lampisang,
Kecamatan Peukan Bada, dan Museum Pedir di Gampong Blang Cut, Banda Aceh.


Baca Juga:


Tidak ketinggalan, Fadli Zon singgah di Museum Tsunami Aceh yang menjadi
simbol peringatan bencana tsunami sekaligus pusat pendidikan mitigasi bencana.





Mengakhiri kunjungannya, Fadli Zon memberikan kuliah umum di Institut Seni
Budaya Indonesia (ISBI) Aceh. Dalam kuliah tersebut, ia menekankan pentingnya
pelestarian budaya dan sejarah bagi generasi mendatang.


Baca Juga:


“Melestarikan kebudayaan bukan hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga
menjadi cara untuk membangun identitas bangsa yang kuat di tengah perkembangan
zaman,” tuturnya.





Kunjungan Menteri Kebudayaan ini diharapkan dapat memperkuat perhatian
pemerintah terhadap pelestarian budaya dan pengembangan sektor pariwisata di
Aceh.